Khamis, 17 Disember 2015

Redha illahi (buang yang salah ambil yang benar)


Asalamualaikum..



Mana yg lebih afdal?hubungan yg berlandas nafsu atau kasih sayang?bila di fikirkan keduanya penting bagi setiap pasagan,pernah kita terpikir apa yang di maksudkan?...menjurus kepada hubungan yang semua orang tau akan halnya itu,pernah di pikirkan kedudukan kita di tahap yang mana?bgaimana yang menjuruskan kita untuk miliki landasan landasan tersebut?pernah terpikir oleh kita bagaimana caranya untuk kita memiliki landasan tersebut yang di redhainya?topik ini memang agak sensetif takut saya itu di kecam kerana saya sedar tahap saya sebagai penulis biasanya, bebas yang tidak bertauliah,bejihad dan berkogsi atas pahaman sendiri apa yang di maksudkan (BUANG YANG SALAH AMBIL YANG BENAR)cuma Allah saja yang mengerakan jejari ini menaip untuk seberkas pedoman yang selama ini kita tidak pernah sedar siapa kita di sisinya,memang topik agak simple dan agak tidak begitu besar bagi kita semua, mkna yang tersirat dan tersurat itu yang patut kita ambil dan jadikan jalan hidup untuk pedoman kita semuanya,berbalik kepada tajuk utama itu sendiri menyedarkan betapa kita itu kadang kadang,jarang-jarang untuk mengambil iktibar atau langsug tidak ketahuan,kita di suruh bekasih sayang di dunia ini tidak kiranya siapa mereka,sayang lah kita kepada keluarga,sahabat,dia tidak pernah mengatakan tidak untuk Ke jalan memberikan kasih sayang dan menerima kasih sayang,berbahagilah kasih sayang manusia kepada manusia degan keikhlasanya dari hati yang sememangnya ada di letak di setiap sekeping hati,jadi bagaimana tentag pejalanan nafsu kita itu kepada manusia itu sendiri yang harus di ingat,perlukah memberi sayang berlandas nafsu yang menjurus kepada terpesongnya akidah?menimbulkan kemaksiatan dengan selamba melakukan tanpa pikirkan kita di perhatikan di setiap langkah,tak malukah kita tanpa segan silu melakukan dan melangar batasan yang di landaskan kepada kita?kita semua tidak lengkap maka pernahnya kita melanggar landasan itu,haruskah sudah tau masih melakukan?Allah itu penyayang sentiasa menunggu kita semua untuk sedar,kita itu sabar tapi sabar yang sabar masih besabar untuk pebetulkan keadaannya sehigga Allah titipkan noda hitam itu hingga lupa dan Alpa selama itu tidak bergunanya lagi, Allah itu lagi sabar dari yang sabar,dia yang empunya kuasa dan dia yang empunya kerajaan,dia yang menghidupkan dan dia yang mematikan,tpi sabar dia ada batas bila tiba saat tiada sabar untuk dia menghunuskan kepada kita bila dia empunya empayer ini musnah dan hancur maka yang kekal di sana dia akan tidak sabarnya lagi menghitung di setiap penjurunya,tidak seperti kita semua bila di uji berlebihan kita total kuat (bagi yang beriman)tapi dia itu sabar yang bertahap yang bagaimna?sabar dia yang tiada peghujungnya!,masih besabar menunggu sehingga kehancuran muka bumi INI?mustahil itu terjadi..mahu menuggu dunia ini di tiup sangkakala baruan sedar?sudah terlambat kita semua..menagis tiada guna menyesali tiada ertinya..oleh itu mari kita semuanya buka mata,buka hati,bersihkan Jiwa rohanimu,serahkan diri sepenuhnya kepada dia yakin kewujudannya,yakin kekuasaannya, maka Allah itu penyayang lagi memaafkan,maha besar lagi maha mengetahui,yakin pasti taubat kita di nilai,maka sudah terang lagi di suluh..Marilah kita perbetulkan apa yang tidak betul sebelum berakhir kisah pentas ciptaanya yang sementara yang kekal di sana akhirat yang ada pintu-pintu surga dan neraka,pilihan di tangan kita sendiri,tapi sanggup kah Ke neraka?yang kita tahu isinya..rugilah kita kerana kekufuran sendiri,sudah tertulis islam di sana diamnya..selepas di cucikan dosanya di neraka,tapi sanggupkah kita wlu sehari beribu abad azab kesakitanya,sedikit api terkena di jari di dunia kita sudah bunyi aduh! Sakitnya..di sana bagaimana?tidak terlintaskah kita terus ke syurga tanpa dosa berat yang masih di lakukan?makanya tepuk Dada dan tanya selera..tidak berniat belagak pandai,bekogsi besama atas kebolehan yang di anugerahkan untuk mengasah bakat terpendam dalam penulisan biasa biasa.Allahualam~Buang yang salah ambil yang benar~™(Nukilan iklas Dari pejuang agama atas pahaman sendiri)-Ozielys

Tiada ulasan:

Catat Ulasan